Nagoya, 20 September 2026 – Kontingen Indonesia menghadapi jadwal padat pada Minggu, 20 September 2026, sehari setelah pembukaan resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Wakil Merah Putih dijadwalkan bertanding pada 16 cabang olahraga yang tersebar di tiga klaster utama, yakni Aichi, Tokyo, dan Gifu. Sejumlah atlet bahkan langsung memasuki pertandingan final dan laga penting yang dapat menentukan perolehan medali Indonesia. Salah satu perhatian terbesar tertuju kepada atlet teqball putri Sumaya yang telah memastikan tempat di partai final tunggal putri. Ia akan menghadapi wakil Myanmar, Khin Hnin Wai, dalam pertandingan perebutan medali emas. Jika mampu menang, Sumaya akan mencatat sejarah sebagai peraih emas teqball pada debut cabang tersebut di Asian Games.
Sumaya mencapai final setelah melewati pertandingan ketat melawan atlet India Quimcy Joaquim Dsouza pada semifinal. Wakil Indonesia tersebut sempat kehilangan set pertama dengan skor 7-12 sebelum membalikkan keadaan melalui kemenangan 12-9 dan 12-7 pada dua set berikutnya. Hasil tersebut sekaligus memastikan Indonesia memperoleh medali dari nomor tunggal putri teqball, sementara warna medalinya akan ditentukan dalam pertandingan final. Duel Sumaya melawan Khin Hnin Wai dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Teqball sendiri merupakan salah satu cabang yang baru dipertandingkan pada Asian Games Aichi-Nagoya. Karena itu, kemenangan pada final akan memberikan catatan tersendiri bagi Indonesia sekaligus cabang olahraga tersebut.
Peluang medali juga terbuka dari soft tenis beregu putra. Fernando Sanger dan rekan-rekannya dijadwalkan menghadapi tuan rumah Jepang pada babak semifinal. Pertandingan tersebut menjadi tantangan penting karena Jepang termasuk salah satu kekuatan utama soft tenis di kawasan Asia. Apabila mampu melewati semifinal, Indonesia akan menghadapi pemenang pertandingan antara Korea Selatan dan Chinese Taipei pada partai puncak. Dengan posisi yang sudah mencapai empat besar, peluang menambah koleksi medali tetap terbuka. Tim Indonesia membutuhkan konsistensi permainan sejak pertandingan awal karena persaingan pada fase gugur tidak memberikan banyak ruang untuk melakukan kesalahan.
Cabang wushu juga menjadi salah satu perhatian pada pertandingan Minggu. Seraf Naro Siregar dijadwalkan tampil pada final nomor changquan putra sekitar pukul 07.00 WIB. Pada cabang triathlon, Muhammad Noval Ashidiq dan Rashif Amila Yaqin mengikuti final individual putra yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Ayustina Delia Priatna juga langsung menjalani final balap sepeda nomor individual time trial putri. Sementara Caroline Bangun bertanding pada final individual putri modern pentathlon setelah berhasil melewati rangkaian pertandingan sebelumnya. Banyaknya atlet yang langsung berada dalam pertandingan penentuan membuat hari pertama setelah pembukaan menjadi periode penting bagi posisi awal Indonesia dalam perolehan medali.
Dari cabang beregu, tim bulu tangkis putri Indonesia dijadwalkan menghadapi Mongolia pada babak 16 besar mulai sekitar pukul 07.30 WIB. Tim tenis meja putri juga memulai perjuangan dengan menghadapi Pakistan pada fase grup. Sementara sepak takraw putra Indonesia turun pada nomor team regu untuk menjalani pertandingan penyisihan. Cabang-cabang tersebut belum langsung memperebutkan medali, tetapi hasil pertandingan awal akan menentukan perjalanan Indonesia menuju fase berikutnya. Persaingan beregu membutuhkan kedalaman skuad karena setiap pertandingan dapat melibatkan beberapa atlet dengan karakter permainan berbeda. Indonesia berusaha memanfaatkan laga awal untuk membuka jalan menuju babak yang lebih jauh.
Pertandingan menarik lainnya datang dari tim nasional voli putri Indonesia yang menghadapi Thailand pada babak perempat final. Laga dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB dan menjadi ujian berat bagi skuad Merah Putih. Indonesia melaju ke fase tersebut setelah menempati posisi kedua Pool A, sedangkan Thailand datang sebagai salah satu tim kuat di kawasan Asia Tenggara. Pertemuan kedua tim menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menguji kemampuan menghadapi lawan yang memiliki pengalaman panjang di level internasional. Kemenangan akan membawa Indonesia menuju semifinal sekaligus semakin dekat dengan zona medali. Namun, pertandingan fase gugur membuat setiap kesalahan dapat memberikan pengaruh besar terhadap hasil akhir.
Cabang menembak, karate, renang, dan sejumlah nomor lainnya turut meramaikan jadwal kontingen Indonesia. Yasmin Achadiat, Aurey Dhiyaanisa, dan Dominique Karini turun pada nomor 10 meter air rifle putri yang mencakup babak kualifikasi sekaligus perhitungan beregu. Marzella Sekar Damayanti memulai perjuangan karate pada nomor kata individual putri. Dari kolam renang, Farrel A. Tangkas dan Liquor Harrison Andoko mengikuti nomor 200 meter individual medley putra. Kevin Erlangga Prayitno dan Samuel Maxson Septionus juga dijadwalkan berlomba pada nomor 100 meter gaya bebas putra. Hasil babak awal akan menentukan apakah para perenang Indonesia dapat melanjutkan perjalanan menuju fase berikutnya.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 secara resmi berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober, meskipun beberapa cabang telah memulai pertandingan sebelum upacara pembukaan. Edisi kali ini mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dengan sekitar 17.000 atlet dan ofisial dari 45 negara dan wilayah. Sejumlah olahraga baru masuk dalam program Asian Games, termasuk teqball, padel, selancar, mixed martial arts, dan virtual taekwondo. Indonesia sendiri mengirimkan 430 atlet untuk mengikuti 35 cabang olahraga. Kontingen Merah Putih memasuki kompetisi dengan target empat medali emas. Persaingan diperkirakan berlangsung ketat mengingat China, Jepang, Korea Selatan, dan sejumlah negara Asia lainnya membawa kekuatan besar pada berbagai cabang unggulan.
Jadwal padat pada Minggu menjadi kesempatan awal bagi Indonesia untuk membangun momentum dalam perburuan medali Asian Games 2026. Sumaya berada di posisi paling dekat dengan podium tertinggi karena telah memastikan tiket final teqball tunggal putri, sementara sejumlah atlet lain juga turun pada nomor final maupun pertandingan penentuan. Soft tenis, modern pentathlon, wushu, triathlon, balap sepeda, hingga menembak memberikan peluang tambahan bagi kontingen Merah Putih. Pada saat yang sama, cabang beregu seperti bulu tangkis, voli, tenis meja, dan sepak takraw berusaha menjaga perjalanan mereka menuju fase berikutnya. Hasil pertandingan hari ini akan memberikan gambaran awal mengenai kemampuan Indonesia bersaing di tengah ketatnya Asian Games Aichi-Nagoya. Perhatian utama tertuju pada peluang lahirnya medali emas pertama Indonesia dari arena teqball.