Jakarta, 8 Mei 2026 – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio melakukan pertemuan dengan Paus Leo di Vatikan dalam agenda diplomatik yang disebut mempertegas hubungan erat antara Amerika Serikat dan Takhta Suci. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah berbagai isu global yang menjadi perhatian komunitas internasional.
Dalam keterangannya, pihak Amerika Serikat menyebut hubungan dengan Vatikan selama ini terjalin kuat melalui kerja sama di berbagai bidang, termasuk isu kemanusiaan, perdamaian dunia, kebebasan beragama, hingga penyelesaian konflik internasional.
Pertemuan antara Rubio dan Paus Leo disebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan. Keduanya dilaporkan membahas sejumlah tantangan global, termasuk situasi geopolitik, krisis kemanusiaan, serta pentingnya dialog antarnegara dan antarumat beragama.
Pemerintah Amerika Serikat menilai Vatikan memiliki pengaruh moral yang besar dalam berbagai isu internasional. Karena itu, komunikasi dengan Takhta Suci dianggap penting untuk mendukung upaya diplomasi dan stabilitas global.
Selain isu politik dunia, pembahasan juga disebut menyentuh persoalan migrasi, kemiskinan, dan perlindungan kelompok rentan. Vatikan selama ini dikenal aktif menyuarakan kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan perdamaian internasional.
Marco Rubio menyampaikan bahwa Amerika Serikat menghargai peran Vatikan dalam membangun dialog lintas agama dan mendorong penyelesaian damai atas berbagai konflik. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama internasional menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Sementara itu, Vatikan disebut terus mendorong negara-negara besar untuk mengedepankan diplomasi dan menghindari eskalasi konflik di berbagai kawasan dunia. Sikap tersebut sejalan dengan pesan perdamaian yang selama ini konsisten disampaikan Takhta Suci.
Pengamat hubungan internasional menilai pertemuan tersebut memiliki makna diplomatik penting karena menunjukkan upaya Amerika Serikat menjaga hubungan strategis dengan lembaga keagamaan global yang memiliki pengaruh luas di berbagai negara.
Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Vatikan sendiri telah berlangsung lama dan mencakup kerja sama dalam berbagai isu sosial serta kemanusiaan internasional. Kedua pihak juga kerap berkomunikasi mengenai perkembangan geopolitik dunia.
Pertemuan antara Menlu AS dan Paus Leo dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi internasional di tengah kondisi global yang penuh tantangan. Banyak pihak berharap dialog seperti ini dapat membantu mendorong stabilitas dan perdamaian dunia.