Banjarmasin, 22 September 2026 – Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi lima dari sembilan jasad korban KM Virgo Transport 8 yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin sejak Minggu (20/9). Kepastian identitas lima korban tersebut diperoleh pada Selasa malam setelah tim menyelesaikan serangkaian pemeriksaan dan pencocokan data. Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol dr Much Sofwan menyebut korban yang teridentifikasi terdiri atas dua warga Jawa Timur, dua warga Jawa Tengah, dan satu warga Nusa Tenggara Barat. Empat jasad lainnya masih menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi kesalahan dalam penentuan identitas korban.
Salah satu korban yang berhasil diketahui identitasnya adalah Anas, laki-laki berusia 45 tahun asal Bangkalan, Jawa Timur. Identifikasi dilakukan dengan membandingkan data ante mortem yang dihimpun dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan jenazah. Tim DVI menggunakan sejumlah data primer dan sekunder untuk memperoleh kecocokan yang dapat dipertanggungjawabkan. Proses tersebut dapat melibatkan pemeriksaan sidik jari, struktur gigi, rekam medis, properti yang melekat pada korban, hingga DNA. Tim menegaskan identitas tidak akan diumumkan sebelum seluruh data pendukung dinilai sesuai.
Sembilan jasad yang tengah ditangani tersebut merupakan korban yang ditemukan dalam perkembangan operasi pencarian KM Virgo Transport 8 sejak Minggu hingga Selasa. Seluruhnya dibawa secara bertahap menuju Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan. Sebagian korban dievakuasi setelah ditemukan oleh tim pencarian di wilayah Laut Jawa, sedangkan temuan lainnya berasal dari perkembangan penyisiran yang terus diperluas. Kondisi korban membuat proses identifikasi membutuhkan ketelitian dan waktu. Pengambilan sampel DNA juga dilakukan apabila metode identifikasi lainnya belum memberikan kecocokan yang cukup kuat.
Hingga Selasa, jumlah korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan mencapai 126 orang. Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 18 orang dinyatakan meninggal dunia. Dengan manifes kapal berjumlah 243 orang, sebanyak 117 korban masih berada dalam proses pencarian. Data tersebut terus diperbarui mengikuti perkembangan operasi SAR dan hasil identifikasi korban yang ditemukan. Tim gabungan masih berupaya menjangkau berbagai titik yang diperkirakan memiliki kemungkinan keberadaan korban.
Sebelum tambahan temuan tersebut, Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi sembilan korban meninggal yang ditemukan dalam tahapan operasi sebelumnya. Seluruh korban yang identitasnya telah dipastikan itu kemudian diserahkan kepada keluarga masing-masing. Proses identifikasi menggunakan data ante mortem keluarga sebagai pembanding terhadap hasil pemeriksaan post mortem. Pengumpulan data keluarga terus dilakukan karena masih banyak penumpang yang belum ditemukan. Sampel DNA dari sejumlah keluarga juga dikirim untuk membantu proses pencocokan apabila terdapat korban baru yang berhasil dievakuasi.
Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih menghadapi tantangan kondisi laut dan karakteristik lokasi bangkai kapal. Kapal ditemukan berada di dasar Laut Jawa pada kedalaman sekitar 30 meter dengan posisi yang menyulitkan pemeriksaan oleh penyelam. Tim SAR menggunakan berbagai metode pencarian, termasuk penyisiran permukaan dan operasi bawah air ketika kondisi memungkinkan. Perhitungan arus laut juga menjadi bagian penting karena korban maupun material kapal dapat terbawa cukup jauh dari lokasi tenggelam. Setiap temuan baru kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada Tim DVI untuk memastikan identitasnya.
Identifikasi lima korban pada Selasa malam memberikan perkembangan baru bagi keluarga yang masih menunggu kepastian mengenai anggota keluarganya. Tim DVI akan melanjutkan pemeriksaan terhadap empat jasad lainnya sampai diperoleh kecocokan data yang meyakinkan. Setelah identitas dipastikan, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan ke daerah masing-masing. Sementara itu, operasi SAR tetap diarahkan untuk menemukan 117 orang yang masih tercatat dalam pencarian. Koordinasi antara Basarnas, kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait terus dilakukan selama proses pencarian serta identifikasi korban KM Virgo Transport 8 berlangsung.